Pages

  • SLIDER-1-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-2-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-3-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

  • SLIDER-4-TITLE-HERE

    Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.[...]

Senin, 27 Juni 2011

di Tajikistan, Anak-Anak Dilarang Masuk ke Masjid

Posted by Virtualilmu on 23.00

Disaat anak-anak di Indonesia bebas keluar masuk masjid, hal berbeda justru akan dirasakan oleh anak-anak di Tajikistan. Lewat sebuah aturan, anak-anak ini dilarang untuk masuk ke masjid dan beribadah.

Undang-undang yang disebut "UU Tanggung Jawab Orang Tua" ini sebelumnya sudah disetujui oleh majelis rendah Parlemen Tajikistan. Aturan undang-undang (UU) tersebut melarang anak berusia dibawah 18 tahun untuk berdoa di masjid. UU ini juga melarang orangtua untuk memberikan nama-nama berbau Arab.

Aturan ini sendiri sudah mengundang kontroversi di negara pecahan Rusia tersebut. Ulama ternama setempat Haji Akbar Turajonzoda menilai aturan ini melanggar ketentuan Tuhan. Sungguh ironis melihat aturan tersebut, mengingat masyarakat Tajikistan sebagian memeluk agama Islam.

Jelas, undang-undang yang dimaksud pemerintah ditetapkan untuk menangkal militan Islam tersebut langsung mengundang kecaman dari beberapa pihak.

"Aturan yang dikeluarkan pemerintah tersebut menunjukan mereka lebih memilih tindakan represif dibandingkan lewat jalan dialog. Ini tentunya akan berakibat fatal," ungkap peneliti dari International Crisis Group (ICG) Paul Quinn-Judge seperti dikutip Telegraph, Sabtu (25/6/2011).

Judge menilai bahwa masyarakat sekuler Tajikistan saat ini menyusut secara drastis. "Tentunya pemerintah tidak dapat menggunakan aturan keras untuk mencegah Islamisasi di masyarakat mereka," ucap Paul Quinn-Judge.

Dalam laporan yang dikeluarkan ICG bulan lalu, mereka memperingatkan Pemerintah Tajikistan untuk menarik kembali undang-undang anti-Islam tersebut.
Meskipun aturan ini baru akan berlaku sepenuhnya tahun depan. Lewat undang-undang ini, murid-murid yang sedang belajar di luar negeri kemungkinan akan ditarik kembali ke Tajikistan.
Tentunya hal ini dapat menutup ribuan masjid dan memberikan ancaman penjara jangka panjang bagi pendirian madrasah yang nantinya dianggap oleh pemerintah. Aturan ini bahkan melarang pemain sepakbola untuk memiliki janggut.

2012, Aktivitas Matahari Mulai Turun

Posted by Virtualilmu on 22.41

Para pakar yakin bahwa matahari sedang menuju ke masa nonaktif pertama sejak abad ke-17.




VIVAnews - Selama bertahun-tahun terakhir, ilmuwan memperkirakan bahwa Matahari akan mencapai solar maximum atau periode di mana lidah api dan bintik matahari akan mencapai aktivitas puncaknya di tahun 2012 mendatang. Namun belakangan, sejumlah kalangan memprediksi sebaliknya.

Dari tiga penelitian yang baru-baru ini dipublikasikan, para pakar yakin bahwa siklus bintik matahari akan berkurang dan menuju ke masa nonaktif pertama sejak abad ke-17 lalu.

Menurut pakar dari National Solar Observatory (NSO) dan Air Force Research Laboratory, tanda-tanda yang sudah tampak adalah hilangnya aliran semburan api, bintik-bintik yang memudar, dan penurunan aktivitas di kawasan kutub Matahari.

“Ini merupakan temuan yang sangat tidak lazim dan tidak diduga-duga,” kata Frank Hill, Associate Director Solar Synoptic Network NSO, seperti dikutip dari News24, 16 Juni 2011.

Namun demikian, Hill menyebutkan, faktanya, ada 3 penelitian menggunakan pendekatan yang sangat berbeda terhadap Matahari, menyimpulkan satu hal yang sama. “Ini merupakan indikasi yang sangat kuat bahwa siklus bintik Matahari akan menuju ke hibernasi,” ucapnya.

Seperti diketahui, aktivitas Matahari cenderung naik turun setiap sekitar 11 tahun. Solar maximum dan solar minimum yang masing-masing menandai perbalikan kutub mangnet Matahari terjadi setiap 22 tahun.

Para pakar kini menganalisa apakah periode non aktif ini merupakan Maunder Minimum, yakni periode di mana Matahari jarang memunculkan bintiknya dan bisa berlangsung selama 70 tahun. Sebelum ini, Maunder Minimum pernah terjadi pada tahun 1645 sampai 1715 lalu.

“Jika perkiraan kami benar, ini mungkin akan menjadi solar maximum terakhir yang akan kita lihat dalam beberapa dekade ke depan,” kata Hill. “Itu akan mempengaruhi berbagai hal, mulai dari penjelajahan angkasa luar sampai ke perubahan iklim di Bumi,” ucapnya.

Hasil temuan ketiga penelitian yang berbeda itu sendiri diumumkan pada pertemuan tahunan Solar Physics Division dari American Astronomical Society di New Mexico, Amerika Serikat. (eh)
• VIVAnews

RI Bikin Jembatan Selat Sunda, Malaysia?

Posted by Virtualilmu on 03.24

Selain sebagai penyeberangan, jembatan ini juga bisa menjadi tempat wisata.

VIVAnews - Pemerintah sedang getol membahas rencana megaproyek Jembatan Selat Sunda yang menghubungkan Pulau Sumatera dan Jawa. Pada saat hampir bersamaan, Malaysia juga tak mau kalah. Negeri jiran ini sedang konsentrasi membangun Jembatan Selat Malaka yang menghubungkan Semenanjung Malaysia dan Pulau Rupat, Indonesia.

Dalam proposal perusahaan asal Malaysia, Strait of Malacca Partners Sdn. Bhd, konsep Jembatan Selat Malaka ini, selain sebagai penyeberangan, juga menjadi tempat wisata.





Konsep jembatan ini didesain agar orang yang melewati dapat menikmati jembatan dari dua sudut pandang yang berbeda. Bisa melihat pemandangan laut, pulau yang indah, atau garis pantainya.

Rentang jembatan ini terletak 12 kilometer dari Pulau Rupat Indonesia, di mana memiliki kedalaman 50 hingga 60 kilometer. Di bawah jembatan bisa dilewati kapal tanker minyak raksasa yang memiliki kapasitas 300 ribu ton.

Selat Malaka memiliki kedalaman 4,3 kilometer dengan jarak sekitar 1,6 kilometer.

Guna memenuhi persyaratan navigasi dan landscape tersebut, maka jembatan ini akan menggunakan konsep gantung dan jembatan kabel. Kedua model tersebut merupakan kandidat yang paling tepat untuk navigasi umum dari saluran.

Selain konsep itu, desain lainnya rencananya akan mnggunakan konsep terowongan. Dengan menggunakan konsep ini nantinya jembatan akan dibangun di lepas pantai Malaysia dengan melintasi sungai hulu dan hilir dan satu pulau buatan akan dibangun antara saluran navigasi kedalaman laut dan jalur pelayaran umum.

Dari pulau buatan tersebut ada tabung yang direndam yang akan melewati bawah wilayah Pulau Rupat di Indonesia.

Konsep terowongan ini memungkinkan untuk saluran kedalaman air hingga 55 meter tanpa batasan ketinggian pada kapal yang lewat melalui saluran laut.

Jembatan Selat MalakaPembangunan jembatan yang menghubungkan Kota Malaka, Malaysia, dengan Pulai Rupat, Provinsi Riau, diperkirakan menelan dana US$12,75 miliar atau sekitar Rp110 triliun dengan kurs Rp8.600 per dolar AS.

Jembatan ini menjadi satu proyek ambisisus bagi pertumbuhan Asia Tenggara khususnya RI-Malaysia. Selain itu juga akan memberikan dampak global karena menjadi jalur persimpangan yang nantinya akan meningkatkan keamanan politik dan memicu perubahan lintas wilayah.

Sebagaimana optimisme Malaysia menjadi negara maju pada 2020, dan Indonesia yang menargetkan menjadi negara maju pada 2025, jembatan ini akan menjadi landasan negara Asia Tenggara yang beragam dan secara cepat menjadi pusat kekuatan regional. (umi)
• VIVAnews

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin

Search Site